Denyut Nadi Sebagai Parameter Fisiologis Latihan

Imam Hariadi
Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga
E-mail: –
Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM)

Abstrak:Denyut Nadi merupakan parameter fisiologis yang dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan fungsional seseorang. Pengetahuan tentang denyut nadi ini merupakan sebagian kecil dari penerapan IPTEK Olahraga. Ironisnya, menurut pengamatan masih banyak pelatih yang belum memahami konsep denyut nadi/jantung dalam proses latihan, sehingga tidak jarang ditemukan latihan yang tidak jelas parameter intensitasnya. Pembahasan ini mencoba menjembatani untuk kebutuhan hal tersebut. Konsep denyut nadi ini sangat aplikatif sebagai bagian strategi latihan sistem energi yang telah terbukti efektif dan efisien, serta dapat diterapkan untuk semua orang baik atlet mauun non atlet. Selain efektif dan efisien, strategi ini dapat mengandalkan data mengenai denyut nadi tanpa perlu mengambil darah untuk mengukur kandungan laktatnya. Dalam aplikasi denyut nadi juga bersifat relatif sederhana, praktis, dan murah, sehingga mudah dilaksanakan oleh seorang pelatih bahkan juga atlet dalam rangka memperbaiki kualitas latihannya. Pemantauan respon jantung pada peristiwa latihan bukan menekankan pada bagaimana keras atau berapa banyaknya seorang atlet berlatih, tetapi bagaimana ketepatan latihan.

Kata kunci: ldenyut nadi, fisiologi latihan.

Daftar Pustaka

Astrand, P.O., and Rodahl, K. 1986. Textbook of Work Physiology: Physiologycal Bases of Exercise. New York: Mc. Grow-Hill Book Company
Arts, F.J.P., and Kuipers, H. 2004. The Relation Between Power Output, Oxygen Uptake and Heart Rate in Male Athletes. Sport Med. 15 (5)
Bompa, T.O. 1990. Theory and Methodology of Training: The Key Athletic Performance. Dubuque, Iowa: Kendall Hunt Pub. and Co.
Fox, E.L. 1988. The Physiological Basis of Physical Education and Athletics. New Yor: Saunders College Publishing.
Gilman, M.B., and Wells, C.L. 2003. The Use of Heart Rate to Monitor Exercise Intensity in Relation to Metabolic Variables. Sports Med., 14 (6)
Guyton, A.C., Hall, J.E. 1996. Textbook of Medical Physiology. Philadelphia: WB Sounders Co.
Hoffman, M.D., and Street, G.M. 2002. Characterizationof The Heart Rate Response During Biathlon. Sports Med., 13 (5).
Janssen, P.G.J.M. 1989. Training Lactate Pulse Rate. Finland: Polar Electro Oy.
Johnson, B.L., and Nelson, J.K. 1986. Practical Measurement for Evaluation in Physical Education. New York: Macmillan Publishing Company.
Monte, A.D. 1975. Problems of Sports Medicine and of Sports Training an Coaching. New York: Olympic Solidarity of IOC.
Whaley, M.H., and Kaminsky, L.A. 2007. Predictor of Over and Underachievement of Age-Predicted Maximal Heart Rate. Med. Sci. Sports Exercise, 24 (10).
Diterbitkan
Majalah Keolahragaan Sportif
ISSN: 1978 – 4449
Nomor/Volume: No. 2/Vol. 6
Edisi (bulan/tahun): Juli-Desember 2012
Penerbit: Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan
Jumlah Halaman: 222 halaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *