S1 Kesehatan Masyarakat

Perangkat Kemampuan

Berdasarkan UU No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, kelompok tenaga kesehatan masyarakat terdiri atas epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmuperilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistikdan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga. 6 profesi dari tenaga kesehatan masyarakat tersebut memiliki 8 kompetensi dasar sebagai Sarjana Kesehatan Masyarakat yaitu: 1) Mampu mengidentifikasi determinan sosial budaya, 2) Mampu untuk melakukan kajian dan analisis di bidang kesehatan (Analysis and Assessment), 3) Mampu untuk merencanakan dan mengembangkan kebijakan (Policy development and program planning), 4) Mampu untuk melakukan komunikasi efektif (Communication), 5) Mampu untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (Community dimensions of practice), 6) Mampu untuk memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (Basic public health sciences), 7) Mampu untuk merencanakan dan mengelola sumber dana (Financial planning and management/resource), 8) Mampu untuk memimpin dan berfikir sistem (Leadership and systems thinking/total system)

Struktur program

Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat menjadi anggota AIPTKMI sejak tahun 2014, sehingga kurikulum yang digunakan disesuaikan dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Perguruan Tinggi Negeri lain. Matakuliah yang disajikan untuk Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat terdiri atas Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) sebesar 10 sks, Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) sebesar 148 sks, Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) sebesar 83 sks,Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) sebesar 27 sks dan Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) sebesar 18 sks. Sebaran matakuliah terlihat pada tabel berikut:
 
 
 
 
 
Kurikulum jurusan/prodi Kesehatan Masyarakat bisa unduh dI :