Malang – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar tridharma perguruan tinggi yang menjadi kewajiban sivitas akademika di Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini merupakan bentuk peran serta akademisi untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Pada periode April – Juni 2025, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berjudul “Digitalisasi Data Hasil Surveilans Kesehatan: Pelatihan Geographic Information System (GIS) Bagi Alumni IKM UM”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknologi informasi, khususnya GIS, untuk mendukung peran alumni di dunia kerja kesehatan masyarakat, mengatasi keterbatasan penguasaan teknologi akibat minimnya praktikum daring selama pandemi.

Pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Cloud Meetings setiap Hari Sabtu pukul 08.00 – 11.35 WIB. Terdapat 6 sesi selama pelatihan berlangsung. Peserta dibekali dengan materi-materi terapan yang disampaikan oleh akademisi dan praktisi berpengalaman di Bidang GIS (Geographic Information Systemi). Sesi 1 dan 2 kegiatan PPKB GIS dilaksanakan pada tanggal 26 April dan 3 Mei 2025, pada sesi 1 dan 2 materi yang disampaikan adalah Pengantar Geographic Information System dan Pengenalan QGIS serta Normalisasi Tabel Data Kesehatan dan Klasifikasi Tabel di QGIS oleh Ibu Ryza Jazid Baharuddin Nur, S.K.M., M.K.M. dari Universitas Hasanuddin, dipandu oleh moderator Ibu Mika Vernicia Humairo, S.K.M., M.P.H dari Universitas Negeri Malang.

Sesi 3 dan 4  kegiatan PPKB GIS dilaksanakan pada tanggal 17 Mei dan 24 Mei 2025, pada sesi 3 dan 4 materi yang disampaikan adalah Overlay dan Buffering oleh Bapak Dion Zein Nuridzin, S.K.M., M.K.M. dari Universitas Diponegoro, dipandu oleh moderator Ibu Tika Dwi Tama, S.K.M., M. Epid dari Universitas Negeri Malang. Pada sesi terakhir, yaitu sesi 5 dan 6 kegiatan PPKB GIS dilaksanakan pada tanggal 14 Juni dan 28 Juni 2025, materi yang disampaikan adalah Konsep Global Positioning System (GPS) dan Olah Data Titik QGIS serta Kaidah Kartografi dan layout peta olehapak Fajar Nugraha, S.Si., M.K.M. dari Universitas Indonesia, dipandu oleh moderator Ibu Nohan Arum Romadlona, M.K.M. dari Universitas Negeri Malang.

Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan pembukaan,  dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh oleh Ketua Tim Pengabdian, Ibu Nohan Arum Romadlona, SKM., M.K.M. Sebelum memasuki materi, dilakukan pengerjaan pre-test oleh peserta, kemudian pemberian materi oleh pemateri dilengkapi dengan praktik menggunakan aplikasi QGIS yang dipandu oleh pemateri dan diikuti oleh peserta sehingga proses pemaparan tetap interaktif dan tidak membosankan.  Setelah semua materi selesai diberikan, peserta mengisi post-test serta diberikan penugasan untuk mengukur peningkatan tingkat pengetahuan peserta. Pelatihan ini diikuti oleh alumni IKM UM dari angkatan 2013 hingga 2022. Tercatat sebanyak 66 peserta mengikuti sesi pertama pada 26 April 2025, dengan jumlah peserta bervariasi hingga 45 peserta pada sesi kelima (14 Juni 2025). Penurunan ini kemungkinan besar disebabkan oleh keterbatasan waktu karena sebagian besar peserta sudah aktif bekerja di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas. Namun demikian, antusiasme peserta tetap tinggi, terutama dari mereka yang memiliki minat di bidang epidemiologi dan biostatistika.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, terbukti dari perbedaan rata-rata skor pre-test dan post-test (p < 0.001 berdasarkan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test). Kegiatan ini dilengkapi praktik interaktif menggunakan aplikasi QGIS dan diakhiri dengan pemberiaan modul pelatihan untuk mendukung tugas surveilans kesehatan. Peserta yang mengikuti dari awal hingga akhir juga berhak atas E-Sertifikat ber-SKP, menandai keberhasilan program ini dalam pengembangan kapasitas alumni.Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital dalam dunia kesehatan masyarakat perlu terus didorong. Dengan penguasaan perangkat seperti QGIS, alumni tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi kerja di lapangan, tetapi juga berperan aktif dalam penyusunan kebijakan kesehatan berbasis data spasial. Departemen IKM UM menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi alumni dalam pengembangan keprofesian dan merencanakan publikasi hasil kegiatan ini di media ilmiah maupun media massa pada bulan Agustus 2025 mendatang. Akhir kegiatan, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Ibu Nohan Arum Romadlona, SKM., M.K.M melakukan evaluasi pelatihan dan penutupan kegiatan pengabdian kali ini. Pada sambutan terakhir, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas antusiasme yang sangat luar biasa. Semoga kegiatan pelatihan PPKB GIS dapat membantu meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi bagi Alumni Ilmu Kesehatan Masyarakat FIK UM.

Translate »