Pada tanggal 11 Agustus hingga 5 September 2025, Desa Sidodadi menjadi saksi lahirnya sebuah gerakan lokal yang inovatif dan berdampak, yakni Program EcoChar : Pemberdayaan Karang Taruna dalam Penerapan Biochar dan Pupuk Organik Berbasis Bioresource Sebagai Solusi Pertanian di Desa Sidodadi, Malang, hasil kolaborasi antara Tim PKM-PM Universitas Negeri Malang dan karang taruna Desa Sidodadi. Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan pertanian desa yang masih bergantung pada pupuk kimia, minim pengolahan limbah organik, dan rendahnya keterlibatan pemuda dalam sektor produktif.
EcoChar mengusung pendekatan berbasis teknologi sederhana, sistem kerja kolektif, dan edukasi partisipatif. Fokus utamanya adalah mengolah limbah organik menjadi Biochar dan Pupuk Organik Cair (POC), sekaligus membangun sistem kerja tim yang menyenangkan dan regeneratif. Setiap tahapan kegiatan dirancang agar pemuda desa tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga perancang, pengelola, dan pewaris sistem yang mereka bangun. Solusi yang ditawarkan tidak bersifat generik, melainkan dirancang berdasarkan kebutuhan dan kondisi mitra. Program EcoChar dikemas dalam 3 subprogram, yakni EcoChar Skill-Up, EcoChar Action, dan EcoChar Legacy.
Program EcoChar tidak terlepas dari peran lima mahasiswa dari Universitas Negeri Malang yang terdiri dari Binti Aulia Azizah, Hizammia Kanaku, dan Fedyca Ananta Difalsafillah dari Prodi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Hannata Wijayanto dari Prodi S1 Teknik Mesin dan Industri, Moh. Faqih Akbar dari Prodi S1 Teknik Sipil.
Keberhasilan EcoChar tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Pemerintah Desa Sidodadi memberikan fasilitas, perizinan, dan menerbitkan Surat Keputusan (SK) resmi untuk mendukung aktivitas karang taruna dalam program ini. Karang taruna Desa Sidodadi membentuk Tim Jawara EcoChar sebagai pelaksana lokal yang menjalankan sistem produksi secara mandiri. Selain itu, terjalin kerja sama lintas sektor dengan petani, peternak, dan BUMDes, serta partisipasi aktif dari masyarakat dalam pembuatan alat produksi Biochar. Program EcoChar bukan sekadar tentang pupuk, melainkan tentang pemuda yang bergerak, desa yang bernapas, dan sistem yang bisa diwariskan. Dengan semangat gotong royong dan pendekatan yang menyenangkan, Sidodadi membuktikan bahwa inovasi besar bisa lahir dari desa kecil asal dijalankan bersama, dengan hati, keberanian, dan kebanggaan lokal.





