Malang, 27 Agustus 2025 – Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (FIK UM) sukses menyelenggarakan The 8th International Conference on Sports Science and Health (ICSSH 2025) dengan mengusung tema “Empowering School and Communities through Physical Education, Physical Activity, and Sustainable Health Practices for a Healthier and More Inclusive Future.”

Konferensi internasional ini menjadi ajang akademik bergengsi yang mempertemukan para pakar, peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu terkini dalam bidang pendidikan jasmani, olahraga, kesehatan, serta psikometri.

Narasumber Internasional Berbagi Inspirasi. Dalam paparannya para narasumber banyak membahas pentingnya kolaborasi global dalam pengembangan riset olahraga dan kesehatan masyarakat, khususnya dalam konteks pembelajaran pendidikan jasmani yang berkelanjutan dan inklusif.

“Olahraga dan pendidikan jasmani tidak hanya tentang keterampilan fisik, tetapi juga tentang membangun karakter, kesehatan mental, dan kebersamaan sosial. Kita perlu menciptakan praktik pendidikan jasmani yang berorientasi pada keberlanjutan dan inklusi,” ungkap Prof. Álvarez dalam sesinya.

konferensi ini juga menghadirkan narasumber internasional lainnya, di antaranya:

Prof. Shane Pill (Flinders University, Australia), Assoc. Prof. Dr. Jaffry Bin Zakaria (Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia), Prof. Dr. Víctor Arúfe Giraldez (University of Coruña, Spain), Prof. Dr. Sapto Adi, M.Kes (Universitas Negeri Malang, Indonesia)

Konferensi Ilmiah dengan Dampak Nyata

Kegiatan yang berlangsung pada 27 Agustus 2025 ini disambut antusias oleh peserta dari berbagai daerah dan institusi, baik dari dalam maupun luar negeri. Melalui sesi paralel, para peneliti mempresentasikan hasil riset terbaru mereka dalam tiga fokus utama, yakni:

  • Sport: Physical exercise and health, sports evaluation, dan new sports trends.
  • Physical Education: Basic skills development, healthy habits, dan curriculum innovation.
  • Psychomotricity: Motor development in children aged 3–6 years, learning through physical activity, dan early stimulation.

Peserta juga memperoleh sertifikat internasional, akses publikasi di proceeding ber-ISBN (E-Proceedings), serta peluang publikasi di jurnal terindeks Scopus dan Sinta, seperti SPORTIS, JOSSAE, PAJU, dan JSS.

Apresiasi dan Harapan ke Depan

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, Prof. Dr. Sapto Adi, M.Kes, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta atas terlaksananya konferensi ini dengan sukses.

“ICSSH tidak hanya menjadi ajang berbagi hasil riset, tetapi juga membangun jejaring akademik internasional. Kami berharap kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya kolaborasi riset yang berdampak bagi pengembangan ilmu keolahragaan dan kesehatan di Indonesia,” tuturnya.

Melalui ICSSH 2025, FIK UM menegaskan komitmennya dalam mendukung visi internasionalisasi universitas serta memperkuat kontribusi akademik dalam bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan yang berkelanjutan dan inklusif.

Translate »