Malang, [23 Oktober 2025] – Departemen Ilmu Keolahragaan (IKOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan kegiatan aktivitas mengajar kerjasama dengan akademisi luar UM yang sangat informatif dan mendalam. Acara ini menjadi bagian dari upaya departemen untuk memperkaya wawasan akademik mahasiswa dengan menghadirkan pakar dari luar institusi

Pemateri Kompeten dari Universitas Mercubuana Yogyakarta

Kuliah yang dibawakan mengusung materi inti yang sangat relevan dengan bidang ilmu keolahragaan, yaitu “Respon Respirasi terhadap Latihan”. Keistimewaan acara ini terletak pada kehadiran narasumber tunggal yang sangat kompeten di bidangnya, Dr. Ristanti Puji Astuti, S.Or., M.Or., seorang akademisi dan pakar dari Universitas Mercubuana Yogyakarta.

Dalam paparannya, Dr. Ristanti secara komprehensif menjelaskan bagaimana sistem pernapasan manusia beradaptasi dan merespons berbagai jenis intensitas latihan fisik. Beliau mengupas tuntas mekanisme fisiologis yang terjadi, mulai dari peningkatan frekuensi dan kedalaman napas, pertukaran gas di paru-paru dan jaringan, hingga kaitannya dengan ambang batas laktat dan daya tahan atlet. “Memahami respon respirasi adalah kunci bagi calon ilmuwan olahraga. Ini bukan hanya tentang seberapa cepat kita bernapas, tetapi tentang efisiensi tubuh dalam menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dan membuang sisa metabolisme. Pemahaman ini penting untuk perancangan program latihan yang aman dan efektif,” ujar Dr. Ristanti Puji Astuti.

Antusiasme Mahasiswa Departemen Ilmu Keolahragaan

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Departemen Ilmu Keolahragaan FIK UM. Antusiasme peserta terlihat jelas dari sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar aplikasi praktis materi, seperti perbedaan respon pernapasan pada latihan aerobik dan anaerobik, serta bagaimana faktor lingkungan (ketinggian) memengaruhi adaptasi respirasi.

Ketua Departemen Ilmu Keolahragaan, Dr. Slamet Raharjo, menyampaikan apresiasi yang tinggi. “Kami sangat berterima kasih kepada Dr. Ristanti Puji Astuti atas kesediaannya berbagi ilmu. Aktivitas mengajar yang dilakukan ini bukan hanya menambah pengetahuan teoretis, tetapi juga membuka perspektif baru bagi mahasiswa kami dalam menganalisis kinerja atlet dari sudut pandang fisiologi pernapasan,” tuturnya.

Komitmen Peningkatan Kualitas Akademik

Penyelenggaraan Kerjasama aktivitas mengajar ini menegaskan komitmen Departemen Ilmu Keolahragaan FIK UM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas jaringan kolaborasi antarperguruan tinggi. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga adaptif dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja profesional keolahragaan.

Translate »