Malang, 20 September 2025 – Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan dosen praktisi dalam perkuliahan Konsep Dasar Promosi Kesehatan. Kegiatan ini mengundang Akhmad Theo Fani, S.KM., seorang praktisi komunikasi publik sekaligus trainer public speaking, yang membawakan materi bertajuk “Brave to Speak – Naik Level”.

Dalam pemaparannya, Akhmad Theo Fani menekankan bahwa keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan kemampuan penting bagi mahasiswa kesehatan masyarakat, khususnya dalam konteks promosi kesehatan. Menurutnya, promosi kesehatan tidak hanya membutuhkan pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyampaikan pesan kesehatan secara efektif, jelas, dan persuasif kepada masyarakat luas.

Theo menjelaskan bahwa rasa gugup, gemetar, atau takut saat berbicara di depan publik adalah hal yang wajar. Namun dengan latihan, teknik pernapasan yang benar, pengelolaan intonasi, ekspresi wajah, serta interaksi dengan audiens, mahasiswa dapat tampil percaya diri sebagai komunikator. “Kunci dari public speaking adalah pembiasaan. Dari bisa, menjadi terbiasa, lalu menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung. Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilatih untuk mencoba berbicara, melakukan ice breaking, hingga simulasi peran sebagai promotor kesehatan. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka bertanya dan berpartisipasi dalam latihan.

Kuliah tamu ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being), dengan membekali mahasiswa keterampilan promosi kesehatan yang efektif,
  • SDG 4 (Quality Education), melalui pembelajaran berbasis praktisi yang aplikatif.

Perwakilan dosen pengampu mata kuliah menyampaikan bahwa menghadirkan praktisi di kelas merupakan strategi penting agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan dunia kerja. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori promosi kesehatan, tetapi juga siap tampil sebagai komunikator handal di masyarakat,” jelasnya.

Dengan menghadirkan dosen praktisi seperti Akhmad Theo Fani, S.KM., UM menegaskan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dan dunia praktik, serta mempersiapkan lulusan IKM FIK UM sebagai promotor kesehatan yang komunikatif, profesional, dan berdaya saing global.

Translate »