Universitas Negeri Malang (UM) melalui Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) kembali menghadirkan Dosen Praktisi Promosi Kesehatan. Kali ini, mahasiswa berkesempatan belajar langsung dari Pak Bima Indragani Purnomo, S.KM, seorang alumni IKM UM angkatan 2013 yang saat ini bekerja sebagai promotor kesehatan di Puskesmas Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Dalam kegiatan ini, beliau memaparkan tugas pokok dan fungsi promotor kesehatan di lingkup Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Promotor kesehatan bertugas untuk mengembangkan program-program yang mendukung peningkatan kesadaran dan perilaku hidup sehat di masyarakat. Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana promotor kesehatan bekerja secara kolaboratif dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program kesehatan berbasis komunitas.
Ibu Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes dosen pengampu mata kuliah Dasar Promosi Kesehatan, menyampaikan bahwa program Dosen Praktisi ini bertujuan untuk menjembatani teori yang dipelajari mahasiswa di kelas dengan praktik nyata di lapangan. “Kehadiran Bima memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai bagaimana teori yang dipelajari dapat diterapkan dalam situasi dunia kerja sebenarnya, khususnya dalam peran promotor kesehatan di puskesmas,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung upaya Universitas Negeri Malang dalam berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan. Promotor kesehatan memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi dan layanan kesehatan yang memadai, serta dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan program yang efektif, peran promotor kesehatan mendukung pencapaian target global terkait peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas, di mana mahasiswa mendapatkan akses pendidikan yang berbasis praktik dan pengalaman langsung dari lapangan. Kehadiran praktisi dalam kegiatan pengajaran membantu mahasiswa memahami pentingnya integrasi antara teori dan praktik, serta mendorong mereka untuk aktif dalam upaya kesehatan di masa depan.
Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat UM semakin siap untuk terjun ke dunia kerja dan berkontribusi dalam berbagai upaya kesehatan di tingkat lokal, nasional, maupun global.
