
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (FIK UM) menggelar kegiatan edukatif berjudul “Peningkatan Edukasi Personal Hygiene Pra-Menstruasi Melalui Poster 3 Dimensi pada Siswi di MINU Polowijen Kota Malang” dengan bantuan dana desentralisasi fakultas tahun 2025. Kegiatan ini dilatarbelakangi hasil studi pendahuluan yang menunjukkan masih terbatasnya informasi yang diterima siswi terkait personal hygiene saat menstruasi, serta adanya rasa malu atau anggapan tabu untuk membicarakan topik tersebut. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, seperti infeksi saluran reproduksi, maupun masalah psikologis berupa ketidaknyamanan dan rendahnya rasa percaya diri. Melalui program ini, siswi pra-menstruasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang perubahan fisiologis, merasa lebih nyaman dan percaya diri, serta terhindar dari kebingungan atau ketakutan ketika pertama kali mengalami menstruasi.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat ini diketuai oleh Nurnaningsih Herya Ulfah, S.KM., M.Kes., Ph.D. dengan anggota Windi Chusniah Rachmawati, S.KM., M.Kes., Rany Ekawati, S.K.M., M.P.H., Esya Nafisah Kusumadewi, Hulwah Aishwara Binandya, Ranum Dyah Titah Azellia, Diah Ayu Kamila, dan Puspasari Meisya Dini. Pelaksanaan edukasi ini dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2025 di MINU Polowijen Kota Malang. Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pemberian akses informasi dan layanan kesehatan kepada anak usia sekolah untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menghadirkan edukasi kesehatan yang inovatif, inklusif, dan mudah dipahami; serta SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan memberdayakan anak perempuan sejak dini melalui pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan personal hygiene.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswi tampak aktif mengikuti penyampaian materi yang dikemas secara interaktif menggunakan media poster tiga dimensi (3D). Poster tersebut dirancang menarik dan informatif, sehingga memudahkan anak-anak usia sekolah dasar memahami konsep penting seputar kebersihan diri menjelang masa menstruasi pertama (menarche).
Setelah pemaparan materi, para peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi langsung sambil mengamati poster 3D. Sesi ini membuka ruang tanya jawab yang hidup, memperkuat pemahaman, serta mendorong keberanian siswa untuk menyampaikan pertanyaan seputar pubertas dan kebersihan diri.

“Saya jadi tahu bagaimana cara menjaga kebersihan saat menstruasi. Posternya lucu dan mudah dimengerti,” ungkap salah satu siswi dengan penuh semangat.
Warga Sekolah MINU Polowijen mengapresiasi inisiatif kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat membantu anak-anak kami dalam memahami perubahan tubuh yang mereka alami dengan cara yang menyenangkan dan edukatif. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkap salah satu guru. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjalankan peran tridarma perguruan tinggi, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan, memberdayakan anak perempuan sejak dini, serta mendorong terbentuknya generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
