Kabupaten Malang, 26-27 Juli 2025 – Departemen Sosial dan Kemasyarakatan BEM FIK UM 2025 sukses menggelar program Pengabdian Masyarakat yaitu FIK Goes to Village (FTV) 2025 dengan tema “SEHARUM : Sehat, Edukatif, Harmonis, Aktif, Kreatif, Unggul, dan Mandiri”. Program ini sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Tahun ini, kegiatan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 26-27 Juli 2025, bertempat di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.
Kegiatan ini diikuti oleh 210 orang dari warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Rangkaian kegiatan mencakup Penyuluhan Kesehatan Reproduksi yang ditargetkan kepada murid kelas 4 dan 5 SDN Pamotan 4, pada kegiatan ini menggunakan metode games untuk menarik minat dan semangat murid kelas 4 dan 5 yang dipadukan dengan pemberian materi yang tetap padat untuk membekali masa awal pubertas mereka. Untuk program kedua yang kami bawakan yaitu Pelatihan Penanganan Cedera dan Olahraga Voli Bersama. Kegiatan diawali dengan pembekalan terkait penanganan cedera kepada klub voli yang ada di Dusun Ubalan dengan metode “PRICE : Protect, Rest, Ice, Compress, and Elevate” dan dilanjutkan dengan olahraga voli bersama oleh anggota BEM FIK UM dan klub local. Selanjutnya, sebelum Penyuluhan Penyakit Tidak Menular, anggota BEM FIK UM mengikuti kegiatan senam lansia bersama warga Desa Pamotan yang dilakukan di Balai Desa Pamotan, dilanjutkan dengan Penyuluhan Penyakit Tidak Menular melalui materi dan booklet yang isinya juga terdapat beberapa resep olahan dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program terakhir yang kami bawakan yaitu Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah yang diawali dengan pemberian pemahaman terkait lingkungan, cara menjaga lingkungan, dan dampak jika tidak menjaga lingkungan. Dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan sabun dari minyak jelantah yang diikuti oleh anggota Asuhan Mandiri (ASMAN) yang tergabung di Tim Penggerak (TP) PKK Desa Pamotan. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pamotan” ujar Ketua Pelaksana FIK Goes To Village (FTV) 2025.
Istri dari Kepala Desa Pamotan, Ibu Sundari Sukoharyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BEM FIK “Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga kerja sama seperti ini terus terjalin untuk kemajuan desa Pamotan ini”. Melalui kegiatan ini, FIK menunjukkan komitmennya dalam mendukung misi pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, FIK Goes To Village menjadi ruang tumbuh bersama antara kampus dan desa.



