MALANG – Departemen Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Universitas Negeri Malang (UM), menyelenggarakan Guest Lecture pada Kamis, 20 November 2025 dengan pembicara. Dr. Jaffry Bin Zakaria dari Fakulti Sain Sukan dan Kejurulatihan Univeristi Penididikan Sultan Idris. Acara yang mengangkat tema “Pengenalan kepada Pendidikan Jasmani (PJ) di Negara Malaysia” ini menghadirkan pemaparan mendalam mengenai implementasi dan filosofi Kurikulum PJ dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani (PJ) di tingkat sekolah menengah.
Dalam paparannya, materi guest lecture menitikberatkan pada tujuan utama Kurikulum Standar di Sekolah Menengah untuk Pendidikan Jasmani, yaitu melahirkan peserta didik yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga berpengetahuan, terampil, dan memiliki nilai-nilai positif untuk menjalani gaya hidup sehat dan aktif sepanjang hayat.
“Filosofi kurikulum ini berusaha mencapai keseimbangan yang holistik, mencakup aspek fisik, mental, emosi, sosial, dan kerohanian siswa,” jelas pemateri, sebagaimana tergambar dalam struktur presentasi. Konsep materi yang diusung oleh Dekan Fakulti Sain Sukan dan Kejurulatihan UPSI ini mengupas tiga pilar utama (Teras) dalam kurikulum PJ KSSM yaitu
1) Kecergasan Fisikal: Fokus pada pengembangan komponen kebugaran seperti daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, dan kelenturan.
2) Kemahiran Motor: Pembelajaran keterampilan dalam berbagai permainan, gimnastik, olahraga, dan aktivitas rekreasi, dan 3) Kesukanan: Penanaman nilai-nilai etika, keselamatan, semangat kesukanan, serta pengetahuan tentang isu-isu terkini di dunia olahraga.
Tidak hanya konten pembelajaran, sistem penilaian seperti Pentaksiran Bilik Darjah (PBD), SEGAK, dan PAJSK juga dijelaskan sebagai komponen kunci untuk mengukur perkembangan siswa secara komprehensif.
Kegiatan yang dihadiri oleh sivitas akademika FIK UM ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan mematangkan persiapan calon pendidik jasmani dalam menghadapi dinamika dan tantangan pendidikan di era sekarang. Melalui pemahaman kurikulum yang mendalam, diharapkan lahir guru-guru PJ yang inspiratif dan mampu mencetak generasi Indonesia yang sehat, aktif, dan berkarakter.







