Kabupaten Malang – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban sivitas akademika di Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini merupakan bentuk peran serta akademisi untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Pada 17 Juli 2025, Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yakni Health Expedition 2025” dengan tema “Elaborasi Mata Hati: Wujudkan Harmoni Lintas Generasi.”
Kegiatan Health Expedition 2025 dilaksanakan di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Program ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat UM, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDGs 1 (Memberantas Kemiskinan), SDGs 3 (Peningkatan Kesehatan Masyarakat), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 5 (Kesetaraan Gender), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Pembangunan Berkelanjutan).
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Health Expedition 2025, M. Hilmi Taqiyyuddin (mahasiswa IKM angkatan 2024). Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Desa Ngenep. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat secara nyata.
Setelah sambutan ketua pelaksana, kegiatan ini dibuka secara simbolis melalui pemotongan pita di Balai Desa Ngenep oleh dr. Trigia Yaniati (perwakilan Puskesmas Karangploso sekaligus penanggung jawab kegiatan), Ibu Isna (Ketua PKK Desa Ngenep), dan Ibu Rachmy Roshida Ro’is, S.K.M., M.K.K.K. (pembina Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat UM). Dalam sambutannya, Ibu Isna selaku Ketua PKK Desa Ngenep menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Ngenep dan berterimakasih kepada teman – teman dari UM yang telah berkolaborasi dengan Desa Ngenep.
Health Expedition 2025 terdiri dari empat kegiatan utama yang menyasar kelompok lansia dan siswa sekolah dasar, yaitu penyuluhan hipertensi, pemeriksaan kesehatan gratis, sekolah Binaan, serta bakti sosial.
Penyuluhan hipertensi disampaikan oleh dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ibu Anita Sulistyorini, S.K.M., Ns., M.Kep. Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi tentang hipertensi tetapi juga disertai demonstrasi pembuatan infused water berbahan dasar timun sebagai upaya promotif pencegahan hipertensi pada lansia. Sebanyak 50 lansia Desa Ngenep ikut serta dalam penyuluhan ini.
Setelah penyuluhan, lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pengecekan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), gula darah, asam urat, serta konsultasi kesehatan. Kegiatan ini difasilitasi oleh mahasiswa IKM UM dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Karangploso. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat (SDGs 3).
Sementara itu, kegiatan sekolah binaan dilaksanakan di SDN 2 Kepuharjo, Karangploso dengan tema CERDAS (Cermat Menjaga Diri, Ramah Berteman, Dasar Perlindungan Diri). Edukasi diberikan kepada 59 siswa kelas 5 dan 6 tentang bullying dan pubertas. Materi disampaikan dengan pendekatan interaktif agar siswa mendapatkan pemahaman yang mendalam sekaligus menyenangkan. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dukungan terhadap pendidikan berkualitas (SDGs 4).
Sebagai penutup, dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran 30 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di enam dusun Desa Ngenep yaitu: Ngenep, Lowokwaru, Baba’an, Mojosari, Genitri, dan Curahkembang. Bantuan sosial ini merupakan bagian dari kontribusi untuk memberantas kemiskinan (SDGs 1).
Health Expedition 2025 juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan Pemerintah Desa Ngenep mencerminkan semangat kemitraan dalam pembangunan berkelanjutan (SDGs 17).
Health Expedition 2025 menjadi wujud nyata kontribusi sivitas akademika Universitas Negeri Malang dalam pembangunan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan di masa depan.





