Hari Kamis,18 Juli 2024, dosen program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Tika Dwi Tama, S.K.M., M.Epid, berkesempatan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Beliau tergabung dalam tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Meidi Saputra, M.Pd dengan anggota tim lainnya yaitu Moh. Fery Fauzi, S.Pd., M.Pd.I. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tajuk “Edukasi dan Pendampingan Penggunaan Media Sosial Secara Sehat Melalui Electronic Pocketbook Sebagai Sarana Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Pelajar.” Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelajar dalam menggunakan media sosial secara sehat serta memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja.
Pada kegiatan tersebut, Tika Dwi Tama, S.K.M., M.Epid bertindak sebagai pemateri dalam sesi edukasi kesehatan reproduksi remaja. Para pelajar diberikan sosialisasi tentang pubertas, tips menjaga kesehatan organ reproduksi, Infeksi Penyakit menular (IMS), dan HIV/AIDS. Pada kesempatan tersebut, pelajar juga diajak untuk berpartisipasi aktif untuk menentukan mana yang termasuk mitos dan fakta yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja. “Remaja adalah periode transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa sehingga pemahaman tentang kesehatan reproduksi pada kelompok usia ini menjadi hal yang sangat penting. Edukasi yang komprehensif diperlukan untuk memberikan kesiapan remaja dalam menjalani masa pubertas dengan pengetahuan dan kesiapan yang baik, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang bertanggung jawab dan sehat terkait kesehatan reproduksi mereka.”, ungkap Tika Dwi Tama saat menyampaikan materi kepada peserta.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin SDG 3: Good Health and Well-being, SDG 4, SDG 5: Gender Equality, dan SDG 17: Partnerships for The Goals. Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga beririsan dengan mata kuliah Dasar Epidemiologi. Sosialisasi ini menjadi wadah dosen untuk menyampaikan pola penyebaran penyakit menular yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, seperti infeksi menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS, faktor risiko apa saja yang dapat meningkatkan probalitas remaja untuk terjangkit masalah kesehatan reproduksi, serta upaya pencegahan dan pengendaliannya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini dan aktif dalam sesi tanya jawab yang diadakan setelah materi disampaikan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, pelajar SMP Muhammadiyah 1 Malang dapat memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi.


