Taichung, 25 Juni 2024. Berkolaborasi dengan Chaoyang University of Technology (CYUT), Dosen Universitas Negeri Malang melakukan penelitian terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Taiwan. Penelitian ini dilakukan dengan fokus utama menganalisis keterkaitan faktor kemandirian finansial dan ketahanan ekonomi PMI di Taiwan.
Beberapa dosen dari berbagai disiplin ilmu baik dari Universitas Negeri Malang maupun Chaoyang University of Technology (CYUT) terlibat dalam penelitian ini. Nohan Arum Romadlona M.K.M. selaku ketua peneliti, Ahmad Fawaiq Suwanan M.Si., dan Muhammad Fuad M.Sc. sebagai tim peneliti Universitas Negeri Malang berkunjung langsung ke Taiwan untuk melakukan pengumpulan data dan diskusi kerjasama.
Kegiatan diskusi kerjasama dibuka oleh Dr. Jane Su Chuan Liu kemudian dilakukan penandatanganan kerjasama yang dilakukan oleh Dr. Chung-Jen Fu selaku Dekan Fakultas Manajemen di Chaoyang University of Technology (CYUT) dan dilanjutkan dengan diskusi topik penelitian. Dr. Louis Liou, Dr. Yu-Hsin Chang, Dr. Shu-Chin Huang, Dr. I-Tung Shih, Adin Agustina, Wegig Hussain Robbani, Dr. (Tommy) Au Due Tang, dan Patric Chien sebagai bagian dari CYUT juga turut berpartisipasi dalam diskusi dan penelitian in
Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor kunci pekerja migran perempuan marjinal dalam menciptakan kemandirian finansial dan ketahanan ekonomi keluarga berdasarkan aspek psikologis, kesehatan, dan ekonomi sekaligus mengkaji dan menganalisis kebijakan terkait kemandirian finansial dan ketahanan ekonomi keluarga pada kelompok marjinal pekerja migran Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara mendalam kepada para pekerja migran perempuan di Taiwan. Melalui kolaborasi antara dua universitas, hasil penelitian diharapkan akan memiliki kualitas dan relevansi yang lebih baik.
Penelitian ini juga sejalan dengan tujuan SDGs 5 yaitu Kesetaraan Gender khususnya yang tertuang pada indikator 5.4 yaitu menjamin bahwa semua laki-laki dan perempuan, khususnya masyarakat miskin dan rentan, memiliki hak yang sama terhadap sumber daya ekonomi, serta akses terhadap pelayanan dasar, kepemilikan dan kontrol atas tanah dan bentuk kepemilikan lain, warisan, sumber daya alam, teknologi baru, dan jasa keuangan yang tepat, termasuk keuangan mikro.
Kolaborasi antara Universitas Negeri Malang dan Chaoyang University of Technology ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan di kedua institusi. Diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan rumusan rekomendasi kebijakan dan rancangan intervensi program untuk kelompok perempuan marjinal pekerja migran Indonesia terlebih di Taiwan. Dan kolaborasi ini diharapkan akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua universitas dan masyarakat umum.