Malang, [Tanggal] – Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bontang menjalin kerjasama dengan Departemen Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Universitas Negeri Malang (UM). Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan guest lecture yang dibawakan oleh perwakilan KORMI Kota Bontang dengan narasumber utama Dr. Sapto Adi, M.Kes., seorang pakar di bidang olahraga dan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang sejarah dan filosofi olahraga tradisional, tetapi juga diberikan keterampilan praktis dalam mengajarkan dan mengembangkan olahraga tersebut di berbagai komunitas. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga, serta menerapkan pengetahuan tersebut dalam pengajaran di sekolah dan kegiatan masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi olahraga tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa dan mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta melestarikan warisan budaya leluhur. Kolaborasi ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), 4 (Pendidikan Berkualitas), 5 (Kesetaraan Gender), dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Dalam guest lecture ini, KORMI Kota Bontang berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai upaya pengembangan olahraga tradisional di daerahnya. Sementara itu, Dr. Sapto Adi memberikan perspektif akademis mengenai pentingnya olahraga tradisional dalam konteks kesehatan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Perwakilan dari KORMI Kota Bontang menambahkan, “Kerjasama dengan Universitas Negeri Malang dalam pengembangan olahraga tradisional adalah langkah penting dalam mempromosikan olahraga yang menyenangkan, aman, dan dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk perempuan dan anak-anak. Kami berharap siswa dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan olahraga tradisional di berbagai komunitas.”

Diharapkan kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal untuk pengembangan olahraga tradisional yang lebih luas di Indonesia. Dengan dukungan dari berbagai pihak, olahraga tradisional dapat menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Translate »