Pustu merupakan unit pelayanan kesehatan di bawah puskesmas yang berfungsi untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar masyarakat desa. Desa Randupitu, Pasuruan, memiliki Puskesmas Pembantu (Pustu) yang menjadi salah satu penopang utama kesehatan masyarakat yang diandalkan warga dalam menjaga kesehatan keluarga. Selain itu, Pustu didirikan untuk mendukung serta mengimplementasikan program kesehatan pemerintah.
Keberadaannya yang menjadi pusat pelayanan kesehatan pertama, Mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Randupitu turut mengambil bagian dalam penguatan pelayanan Pustu. Tidak hanya membantu dalam hal pelayanan pasien, juga membantu penginputan serta perekapan data kesehatan pasien. Hal ini dilakukan untuk mempermudah monitoring kesehatan masyarakat serta mempermudah perencanaan program kesehatan kedepannya.
Namun, kontribusi mahasiswa tidak berhenti di dalam Pustu. Mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan Penyelidikan Epidemiologi (PE) Kejadian Luar Biasa (KLB), sebuah kegiatan untuk mengetahui kasus kesehatan yang memerlukan perhatian dengan mengetahui penyebab, pola penyebaran, dan mengetahui faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan dalam menghadapi penyakit menular.
Salah satu kegiatan PE KLB dilakukan pada 22 Oktober 2024 di Dusun Babat, Randupitu. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjangkit seorang anak sekolah dasar. Tim yang terdiri dari Bidan desa dan kader kesehatan Dusun Babat, dibantu dengan Mahasiswa KKN UM, bekerja sama dalam melakukan pengecekan jentik pada penampungan air rumah pasien, serta di beberapa rumah sekitar untuk mendeteksi potensi penyebaran. Selain itu, bidan desa juga memberikan edukasi terkait upaya pencegahan serta anjuran untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UM tidak hanya menerapkan ilmu kesehatan masyarakat secara langsung, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa. Mahasiswa berharapan, pelayanan Pustu kedepannya terus berkembang dengan lebih baik, serta dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


