Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan infuse water di Desa Bumiaji. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik lapangan yang mengintegrasikan aspek kesehatan dengan gaya hidup sehat, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Acara yang dihadiri oleh puluhan warga Bumiaji ini bertujuan untuk memperkenalkan manfaat infuse water sebagai alternatif sehat dalam meningkatkan asupan cairan sehari-hari. Infuse water, yang dibuat dengan merendam buah-buahan segar, sayuran, dan rempah-rempah dalam air, dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti membantu detoksifikasi tubuh, meningkatkan energi, dan mendukung hidrasi yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Farah Paramita, S.Gz, M.P.H salah satu dosen pengampu mata kuliah gizi menjelaskan, “Kegiatan ini tidak hanya sekadar mengajarkan cara membuat infuse water, tetapi juga sebagai upaya kami untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat yang mudah dan terjangkau. Infuse water adalah contoh sederhana bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas kesehatan hanya dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita.”
Kegiatan ini juga melibatkan sesi interaktif di mana warga Bumiaji diajak untuk mencoba membuat infuse water dengan berbagai kombinasi buah dan rempah, sesuai dengan selera dan kebutuhan kesehatan masing-masing. Para mahasiswa berperan aktif dalam memberikan panduan dan informasi mengenai khasiat masing-masing bahan yang digunakan.
Selain aspek kesehatan, kegiatan ini juga mendukung SDG 4 dengan memberikan edukasi yang mudah dipahami oleh masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat diteruskan oleh peserta kepada keluarga dan komunitas mereka, sehingga manfaat dari program ini dapat dirasakan lebih luas.
Lebih lanjut, kerjasama yang terjalin antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat Bumiaji merupakan implementasi dari SDG 17. Kolaborasi ini menunjukkan betapa pentingnya kemitraan antara berbagai pihak dalam mencapai tujuan bersama, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Salah satu warga yang turut serta dalam kegiatan ini menyampaikan antusiasmenya, “Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa yang sudah mengajarkan cara membuat infuse water. Ini adalah cara yang mudah dan enak untuk menjaga kesehatan. Saya pasti akan mengajarkannya kepada keluarga dan tetangga saya.”
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Bumiaji semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan mulai menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian mereka. Kegiatan semacam ini diharapkan bisa terus dilakukan di berbagai wilayah lain, sebagai bagian dari upaya untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
