Malang, 20 Juni 2024 – Mahasiswa tingkat 3 program studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang telah sukses melaksanakan kegiatan observasi yang intensif selama enam minggu di beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Malang Raya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi kendala dalam implementasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), serta mengusulkan rekomendasi perbaikan berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan dan memperkuat kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 17).
Selama tiga minggu pertama (19 Februari 2024-8 Maret 2024), mahasiswa mengunjungi beberapa Puskesmas di Kota Malang yaitu Puskesmas Gribig, Puskesmas Arjuno, Puskesmas Mojolangu, Puskesmas Cisadea, Puskesmas Kendalsari, Puskesmas Janti, dan Puskesmas Ciptomulyo. Selain itu, mereka juga melakukan observasi di Puskesmas Sumberpucung dan Puskesmas Dau di Kabupaten Malang. Pada tiga minggu berikutnya (29 April-17 Mei 2024), observasi dilanjutkan ke beberapa rumah sakit dan klinik di Kota Malang seperti Klinik HK Dentist, Klinik Elisa, Klinik UMMI, RSU BRIMEDIKA, dan RSI Unisma. Di Kota Batu, observasi dilakukan di RS Punten, dan RSUD Karsa Husada
Hasil Kegiatan:
Implementasi SIMPUS di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di wilayah Malang Raya menunjukkan bahwa sistem ini telah membantu mempercepat proses administrasi dan pelayanan kepada pasien. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kebutuhan pelatihan lanjutan bagi staf kesehatan. Beberapa Puskesmas masih menghadapi tantangan dalam hal integrasi data dan kompatibilitas perangkat lunak yang digunakan.
Sementara itu, implementasi SIMRS di rumah sakit di wilayah Malang Raya juga memperlihatkan dampak positif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan manajemen rumah sakit. Namun, terdapat kendala pada aspek keamanan data dan kebutuhan untuk peningkatan kapasitas jaringan agar dapat mendukung volume data yang besar.
Harapan dan Rekomendasi:
Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam mengenai penerapan teknologi informasi dalam bidang kesehatan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di masa depan. Di sisi lain, fasilitas pelayanan kesehatan dapat memanfaatkan hasil observasi dan rekomendasi yang diberikan untuk memperbaiki sistem yang ada, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Dengan adanya kolaborasi antara lembaga Pendidikan Tinggi dan pelayanan kesehatan di Malang Raya, diharapkan terwujud sinergi yang harmonis dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengimplementasikan teknologi informasi kesehatan yang efektif dan efisien.