Mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat internasional melalui partisipasi dalam The 18th APRU Global Health Conference 2025 yang diselenggarakan di Universiti Malaya, Malaysia. Konferensi ini mengusung tema “Towards Planetary Health Equity: A Global Call for Shared Solutions,” yang menekankan kolaborasi lintas disiplin dalam merespons tantangan kesehatan, perubahan iklim, dan keadilan sosial secara global. Kegiatan ini merupakan bagian dari program internasionalisasi dan student mobility yang mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam forum ilmiah global serta sejalan dengan pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 4 (Quality Education).

Dalam konferensi yang diikuti oleh delegasi dari berbagai negara kawasan Asia Pasifik tersebut, mahasiswa Kesehatan Masyarakat UM berpartisipasi dalam Student Poster Contest yang diselenggarakan oleh APRU Global Health Program. Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian dalam bentuk poster ilmiah bertema kesehatan global serta melakukan presentasi dan diskusi akademik dengan peserta konferensi dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Partisipasi ini turut mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dan SDG 7 (Affordable and Clean Energy) melalui penguatan diskursus ilmiah mengenai keberlanjutan, inovasi teknologi, dan sistem kesehatan yang berkeadilan.

Selain mengikuti kompetisi poster, mahasiswa juga terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan ilmiah, antara lain kuliah umum dan simposium internasional yang membahas isu-isu strategis seperti kesehatan di wilayah konflik, perubahan iklim dan beban penyakit global, penguatan sistem kesehatan, kebijakan ekonomi dan tata kelola kesehatan, serta pemanfaatan teknologi dalam pendidikan kesehatan global. Mahasiswa juga mengikuti sesi oral presentation dengan tema kesehatan mental, penyakit menular dan tidak menular, tenaga kesehatan global, bioetika, serta resistensi antimikroba.

Partisipasi dalam konferensi internasional ini memberikan manfaat signifikan bagi pengembangan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam peningkatan kemampuan komunikasi ilmiah, pemahaman isu kesehatan global, serta perluasan jejaring akademik internasional. Bagi Universitas Negeri Malang, keikutsertaan mahasiswa dalam forum ilmiah global ini turut memperkuat reputasi institusi, mendukung pencapaian indikator kinerja internasional, dan membuka peluang kolaborasi riset lintas negara di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini didukung melalui pendanaan Program World Class University Universitas Negeri Malang melalui skema UM Global Immersion Experience (UM-GIE) sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendorong internasionalisasi dan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Translate »