Malang – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Praktisi Audit SMK3 dan Investigasi Kecelakaan Kerja pada Rabu (8/4). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Gedung C6 FIK UM mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, serta diikuti oleh dosen, Wakil Dekan III Kurniati Rahayuni, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Ketua Departemen Lucky Radita Alma, S.KM., M.PH., serta mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Pada sesi pertama, narasumber Muhammad Rohman Al Hasan, S.KM., membahas pentingnya memahami istilah insiden dalam konteks keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia menekankan bahwa setiap insiden harus diinvestigasi secara menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang. “Setiap insiden harus diinvestigasi agar kita bisa mengidentifikasi masalahnya dan memastikan kejadian tersebut tidak terulang lagi di kemudian hari,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa banyak kecelakaan terjadi saat aktivitas kerja, salah satunya kecelakaan ambang yang terjadi tanpa perencanaan. Menurutnya, investigasi menjadi kunci untuk mengetahui apakah suatu kecelakaan benar-benar terjadi secara tidak disengaja. “Untuk mengetahui kecelakaan itu benar terjadi atau tidak disengaja, investigasi sangat membantu dalam menyelesaikannya,” tambahnya.

Selain itu, Rohman menegaskan pentingnya dokumentasi dalam K3 sebagai dasar analisis dan studi kasus. “Di dalam K3, dokumentasi itu sangat penting karena menjadi dasar dalam analisis dan pembelajaran dari setiap kasus yang terjadi,” jelasnya.

Selanjutnya, narasumber kedua, KGS. M. Irwinsyah, S.T., M.T., memaparkan pengalaman profesionalnya di bidang K3, khususnya pada sektor pertambangan. Ia juga menjelaskan perannya sebagai Accident Investigator serta berbagai sertifikasi K3 dan ISO yang dimilikinya. “Pengalaman di bidang K3, terutama di pertambangan, memberikan banyak pembelajaran terkait pentingnya penerapan standar keselamatan secara konsisten,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait investigasi kecelakaan kerja dan implementasi K3. Sebagai bentuk apresiasi, hadiah diberikan langsung oleh para narasumber kepada mahasiswa yang aktif bertanya selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta memiliki bekal pengetahuan praktis terkait investigasi kecelakaan kerja yang relevan dengan dunia profesional. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 (Good Health and Well-being), poin 4 (Quality Education), dan poin 8 (Decent Work and Economic Growth), yang berkaitan dengan peningkatan keselamatan kerja, kualitas pendidikan, serta kesiapan tenaga kerja yang profesional.

Pewarta: Erika Elsa Nur Yuliati –  Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM

Translate »