Malang, 10 Oktober 2024 — Peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat adalah salah satu langkah kunci dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam kuliah tamu yang diadakan di Gedung C6 Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang (UM), Adnan Ramadhan,S.KM,M.M, alumni IKM UM dan praktisi di Puskesmas, memaparkan berbagai strategi manajemen program kesehatan yang diterapkan di Puskesmas sebagai bagian dari upaya pencapaian SDGs di bidang kesehatan dan pendidikan. Kuliah tamu ini merupakan bagian dari mata kuliah Organisasi dan Manajemen Kesehatan yang diampu oleh Indana Tri Rahmawati, S.KM., M.Kes dan Ronal Surya Aditya, S.Kep., Ns., M.Kep.
Mengusung tema ‘Manajemen Program Kesehatan di Puskesmas,’ Adnan memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana teori-teori manajemen yang dipelajari di kelas dapat diimplementasikan dalam konteks nyata. Dengan antusiasme yang tinggi, ia berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi yang dihadapinya dalam mengelola program-program kesehatan di Puskesmas. “Manajemen yang baik adalah fondasi untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan, sesuai dengan target SDGs,” ujar Adnan.
Kuliah tamu berlangsung dengan format interaktif, melibatkan diskusi mendalam dan sesi tanya jawab yang menggugah rasa ingin tahu para mahasiswa. Adnan menjelaskan secara rinci bagaimana ia dan timnya di Puskesmas memprioritaskan permasalahan kesehatan, merencanakan program, mengalokasikan sumber daya, serta melakukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan sasaran yang diharapkan. Mahasiswa berkesempatan untuk bertanya langsung tentang berbagai aspek manajemen, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Dalam kesempatan ini, Adnan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai keberhasilan program kesehatan di tingkat komunitas. “Kolaborasi adalah kunci,” tegasnya. “Kita perlu melibatkan semua pihak, mulai dari kader kesehatan, pemerintah setempat, hingga komunitas itu sendiri, untuk mewujudkan tujuan SDGs yang mengedepankan kesehatan yang inklusif dan aksesibilitas yang lebih baik.”
Acara ini menjadi bagian dari upaya FIK UM untuk menguatkan jejaring alumni dan memperkenalkan mahasiswa pada realitas dunia kerja di bidang kesehatan masyarakat. Sebagai alumni, Adnan memberikan motivasi kuat bagi para mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya di dunia nyata. “Kuliah seperti ini sangat bermanfaat untuk menghubungkan teori yang kita pelajari di kelas dengan praktik di lapangan,” tutur salah satu mahasiswa yang hadir.
Sebagai tindak lanjut dari kuliah tamu ini, Fakultas Ilmu Keolahragaan UM berencana mengadakan pelatihan manajemen program kesehatan untuk mahasiswa. Pelatihan ini akan mencakup simulasi langsung manajemen program di Puskesmas, termasuk aspek perencanaan, implementasi, monitoring, dan evaluasi. Tujuannya adalah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang diperlukan dalam mendukung pencapaian SDGs melalui layanan kesehatan yang lebih baik.
Melalui kuliah tamu ini, UM menunjukkan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menjadi penggerak perubahan dalam pencapaian SDGs di sektor kesehatan dan pendidikan.

