Malang, 20 Juni 2024 – Dosen bersama Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (FIK UM) berhasil melaksanakan kegiatan penelitiannya yang bertajuk “Prototipe Food Alternative Weekly Planner sebagai Media untuk Edukasi Manajemen Pengolahan MP-ASI Berbasis Home Economic pada Keluarga Berisiko Stunting di Kota Batu”. Kegiatan penelitian ini dilakukan selama 3 kali pertemuan di dusun Sawahan Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan dilakukan pada tanggal 2 Mei 2024, 18 Mei 2024, dan 1 Juni 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan media inovasi berupa Food Alternative Weekly Planner sebagai media manajemen MP-ASI berbasis home economic dengan sasaran keluarga berisiko stunting
Pada kegiatan ini, tim penelitian memberikan pre-test dan post test pada ibu balita yang hadir serta memberikan materi yang meliputi pengenalan terkait MP-ASI, cara pengolahan, serta cara memanajemen kebutuhan ekonomi yang diperlukan dalam pengolahan makanan. Dalam pemberian materi, tim menghadirkan pemateri yang ahli pada bidangnya.
Bekerjasama dengan Tim Lactashare
Tim penelitian bekerjasama dengan menghadirkan pemateri ahli dari komunitas pemerhati ASI “Lactashare” yang dihadirkan pada pertemuan kedua, yakni pada tanggal 18 Mei 2024. Pada kesempatan tersebut, tim lactashare memberikan materi terkait manajemen pengolahan MP-ASI secara komprehensif mulai dari takaran, menu, hingga pemenuhan gizi balita. Selain pemaparan materi, tim juga melakukan demonstrasi memasak MP-ASI. Menu yang diberikan pada demonstrasi kali ini adalah mie kukus telur puyuh yang dapat dipraktekkan sendiri oleh ibu-ibu balita karena bahan yang diperlukan mudah didapat serta pengolahan makanan yang mudah.
Antusiasme Positif serta Harapan Masa Depan
Ibu-ibu balita yang ikut memeriahkan kegiatan ini pun menyambut dengan sangat baik. Beliau memperhatikan setiap materi serta demonstrasi memasak dengan seksama. Selain itu, kader pun turut memeriahkan dan membantu menenangkan balita agar kegiatan dapat tetap berjalan dengan kondusif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu balita dapat lebih aware terhadap kebutuhan nutrisi pada MP-ASI yang dikelolanya. Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal ibu-ibu dalam mewujudkan pengelolaan makanan bergizi berbasis home economic dalam keluarga serta media inovasi food weekly planner dapat membantu ibu-ibu untuk merencanakan makanan si kecil sehari-hari.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan lahir inovasi dan strategi efektif yang dapat diterapkan secara praktis di lapangan, sehingga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mengakhiri kelaparan (SDG 2). Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi kepada peserta, tetapi juga menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat aktif dalam upaya mengatasi masalah gizi dan kesehatan masyarakat.