Hari ini Senin (21/04/25), telah dilangsungkan presentasi proposal penelitian kuantitatif dari dua orang mahasiswi Mindanao State University yaitu Zaira Jane Amotan dan Crizaly L. Abad. Kegiatan ini merupakan salah satu dari sekian banyak rangkaian acara Guest Lecture Innovation, Tradition, and Adaptation: Redefining Physical Education in The Modern Era dengan pemateri (1) Jofranco G. Lozano and (2) Reymart J. Canza. Acara ini dihadiri oleh 30 orang mahasiswa angkatan 2023 offering C program studi S1 Pendidikan Jasmani FIK UM.

Materi pertama dengan judul “The Efficacy of Teacher Coach and Private Coach on Athletic Performance among SRAA Athletes in General Santos City’s Special Program in Sports” yang disajikan oleh mahasiswi dari Filipina semester 6 bernama Zaira Jane Amotan. Penulisan proposal penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara pelatih guru (private coach) dan pelatih pribadi (private coach) dalam kaitannya dengan peningkatan kinerja atletik. Pelatih guru didefinisikan seorang yang menjalankan dua pekerjaan dalam waktu yang bersamaan yaitu mengajar peserta didik dan juga melatih para atlet. Sedangkan pelatih pribadi didefinisikan sebagai seseorang yang hanya berfokus pada satu jenis pekerjaan yaitu khusus melatih atlet. Hipotesis yang diajukan dalam proposal penelitian ini yaitu “terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja atlet yang dilatih oleh pelatih guru dengan kinerja atlet yang dilatih oleh pelatih pribadi”.

Peneliti menggunakan desain penelitian kausal komparatif dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif dilakukan untuk menguji hubungan antara dua variabel atau lebih dan menentukan apakah penyebab tertentu dapat mempengaruhi hasil tertentu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kueioner survei terstruktur dengan skala likert 5 poin serta pertanyaan terbuka untuk mendapatkan informasi yang akurat. Uji Statistik dalam penelitian ini menggunakan analisis of varians (ANOVA) dan juga analisis regresi. ANOVA digunakan untuk membandingkan grup dan mengidentifikasi signifikansi perbedaan. Sedangkan analisis regresi dilakukan untuk mengetahui hubungan setiap variabel penelitian.       

Materi kedua dengan judul “Folks Steps Forward: Exploring the Psychological Benefits of Folk Dance on BPED Students in Mindanao State University-General Santos City” yang disajikan oleh mahasiswi dari Filipina semester 6 bernama Crizaly L. Abad. Penulisan proposal penelitian ini berawal dari fenemona rendahnya tingkat keterampilan sosial dan kecerdasan emosional pada era digital yang tanpa disadari membuat orang menjadi individual saat ini. Kedua variabel akibat tersebut termasuk dalam teori kecerdasan ganda yang dikembangkan oleh Howard Gardner yaitu kecerdasan inter personal (keterampilan sosial) dan kecerdasan intrapersonal (cerdas emosional). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas folk-dance terhadap dua variabel terikat. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu “terdapat pengaruh antara folk-dance terhadap keterampilan sosial dan kecerdasan emosional pada mahasiswa BPED Mindanao State University”. Desain penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan perlakuan pre test dan post test bagi satu kelompok. Sampel akan diambil secara acak dari mahasiswa BPED angkatan 2025/2026. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kuesioner dan folk dance program yang diadopsi dari instrumen milik Narikbayeva et al. (2025).

Treatment/perlakuan yang diberikan kepada responden dijelaskan sebagai berikut: pada minggu pertama responden dikenalkan dengan keterampilan dasar fundamental dalam tarian rakyat dan 4 langkah tarian pilihan. Responden juga dijelaskan tentang maksud dan tujuan penelitian, sehingga terjalin komunikasi yang baik antara peneliti dengan responden. Pada hari berikutnya dalam minggu pertama responden berlatih koordinasi dasar lengan dan kaki menggunakan bola tenis meja. Pada minggu kedua responden melakukan pengulangan gerak/drill koordinasi gerak tarian yang dipilih. Selanjutnya mempraktikkan secara berkelompok kombinasi tarian dari langkah dasar dan langkah tarian umum dari folk dance. Pada minggu ketiga responden melakukan review dan merangkum dari tahap yang telah mereka kerjakan pada minggu sebelumnya. Pada minggu keempat responden mengulang kembali apa yang telah mereka lakukan pada pertemuan pertama. Terakhir, pada minggu kelima responden melakukan pengulangan dari kegiatan yang dilakukan pada minggu ke dua.

Terdapat 4 SOP dalam penelitian eksperimen ini yaitu (1) SOP 1: melakukan profiling responden menggunakan mean dan median dengan tujuan untuk mengetahui jumlah responden berdasarkan umur dan jenis kelamin; (2) SOP 2: melakukan uji beda Manfaat Psikologis berupa keterampilan sosial antara sebelum dan sesudah responden diberikan perlakuan folk dance menggunakan paired sample T-Test; (3) SOP 3 yaitu melakukan uji beda Manfaat Psikologis berupa kecerdasan emosional antara sebelum dan sesudah responden diberikan perlakuan folk dance menggunakan paired sample T-Test; SOP 4 yaitu mengetahui hubungan antara keterampilan sosial dengan kecerdasan emosional menggunakan Teknik Korelasi Pearson. Tahap ini dilakukan untuk menilai peningkatan keterampilan sosial berhubungan dengan peningkatan kecerdasan emosional setelah diberikan perlakuan folk-dance. Selain itu tahap ini juga dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program secara keseluruhan dalam meningkatkan kedua aspek kesehatan mental responden.       

Mahasiswa pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi mendapatkan wawasan yang mendalam tentang desain penelitian kuantitatif dalam pendidikan jasmani seperti penelitian korelasi dan eksperimen. Mahasiswa mengetahui cara merumuskan metode penelitiannya, serta menentukan variabel terikatnya berdasarkan kaji teoritik. Penelitian korelasi dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih, selain itu dilakukan untuk memahami sejauh mana variasi pada satu variabel dapat mempengaruhi atau berkaitan dengan variasi pada variabel lainnya. Sedangkan pada penelitian eksperimen dilakukan untuk menguji teori. Penelitian eksperimen dilakukan untuk menguji hipotesis dan menentukan hubungan sebab-akibat antara variabel. Dalam penelitian ini, peneliti secara aktif memanipulasi satu atau lebih variabel independen untuk melihat dampaknya terhadap variabel dependen, sambil mengontrol variabel lain yang mungkin mempengaruhi hasil.      

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi kesimpulan oleh moderator kegiatan yaitu Pak Iqbal serta penguatan materi dari Pak Surya selaku dosen pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi FIK UM. Dengan acara guest lecture ini diharapkan mahasiswi memiliki perspektif yang luas tentang dunia pendidikan jasmani. Mereka juga termotivasi dalam mempelajari dan mendapatkan inspirasi tentang perbendingan dunia pendidikan di Indonesia dan di luar negeri.  Guest lecture memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dari para ahli di bidangnya, yang dapat memperdalam pemahaman mereka tentang topik tertentu. Pembicara tamu sering kali membawa pengalaman praktis dan studi kasus yang relevan, yang dapat membantu mahasiswa mengaitkan teori dengan praktik di dunia nyata.

Translate »