Malang, [ 6 November 2024] – Departemen Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Negeri Malang (UM) dengan bangga meluncurkan Program MBKM Pertukaran Mahasiswa Inbound pada hari ini, 26 September 2024. Program ini melibatkan 3 mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), 13 mahasiswa dari IKIP Budi Utomo, serta 1 mahasiswa dari YPMAK Mimika Papua, yang akan belajar dan berkolaborasi di kampus UM selama satu semester.

Program MBKM ini adalah bagian dari inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, yang bertujuan untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dengan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik dan non-akademik di luar kampus asal. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman pendidikan yang lebih luas, tetapi juga memperkuat kerjasama antar perguruan tinggi dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan-Tujuan).


Program ini mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Melalui pertukaran akademik, mahasiswa berkesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang PJKR, serta memperoleh wawasan baru yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan mereka.


Program ini juga berkontribusi pada SDG 9(Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong mahasiswa untuk berinovasi dalam pengembangan pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi. Selain itu, mahasiswa akan dilibatkan dalam penggunaan infrastruktur pendidikan yang mendukung perkembangan teknologi dan metodologi pembelajaran yang lebih maju, serta meningkatkan kemampuan mereka untuk berkontribusi dalam dunia industri berbasis kesehatan.


Kolaborasi antara Universitas Negeri Malang, UNNES, IKIP Budi Utomo, dan YPMAK Mimika Papua adalah implementasi nyata dari SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan-Tujuan), yang menekankan pentingnya kemitraan global dan kerjasama lintas kampus. Program ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, meningkatkan kapasitas mereka dalam bidang PJKR, dan mendorong pengembangan solusi bersama untuk tantangan pendidikan dan sosial.

Program MBKM Pertukaran Mahasiswa Inbound ini melibatkan 17 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, yaitu:

  • 3 Mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES)
    Mahasiswa UNNES akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dalam bidang PJKR, serta memperdalam pengetahuan mereka tentang implementasi kurikulum dan kebijakan pendidikan di UM.
  • 13 Mahasiswa dari IKIP Budi Utomo
    13 mahasiswa dari IKIP Budi Utomo akan berkesempatan untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam pendidikan jasmani dan rekreasi, serta belajar dari pendekatan yang diterapkan di UM untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih efektif dan inovatif.
  • 1 Mahasiswa dari YPMAK Mimika Papua
    Mahasiswa dari YPMAK Mimika Papua akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa lain dari berbagai daerah, serta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di Papua.

Program MBKM Pertukaran Mahasiswa Inbound ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek sosial dan pengembangan diri yang mendukung pencapaian SDGs. Dengan bekerja sama dalam berbagai kegiatan, mahasiswa akan belajar pentingnya kemitraan lintas institusi dan negara, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi agen perubahan yang dapat mengatasi tantangan global.

Dengan dimulainya Program MBKM Pertukaran Mahasiswa Inbound ini, Universitas Negeri Malang berharap dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat kualitas pendidikan dan kemitraan antar perguruan tinggi. Program ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, industri, dan sosial yang berkelanjutan, sesuai dengan prinsip-prinsip SDGs. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antar universitas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Translate »