Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan ketanggapan pegawai wisata menghadapi situasi darurat, Tim Peneliti dari Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Wisata Alam Taman Dolan Kota Batu menggelar kegiatan Emergency Drill pada tanggal 24 dan 31 Mei 2025 di Aula Taman Dolan Kota Batu. Tim peneliti terdiri dari 3 dosen IKM yaitu Rachmy Rosyida Ro’is, S.K.M., M.KKK, Anita Sulistyorini, S.Kep., Ns., M.Kes, Dian Puspitaningtyas Laksana, S.KM., M.KKK serta 5 mahasiswa yaitu Bima Sutan Putra Bahari, Dandy Arie Pramudya, Ni Made DwiAstini Sucita, Tiara Rachmanissa, dan Adelia Permatasari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penelitian berjudul “Analisis Emergency Drill dalam Meningkatkan Self Readiness dan Perilaku Kesiapsiagaan Darurat pada Pegawai di Wisata Alam Taman Dolan Kota Batu”. Emergency drill difokuskan pada tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk korban kecelakaan atau kehilangan kesadaran.
Tidak hanya menjadi pelatihan, tetapi kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pengumpulan data oleh tim peneliti dalam mengevaluasi seberapa besar pengaruh simulasi darurat terhadap kesiapan pegawai dalam menghadapi situasi krisis, seperti bencana alam atau kecelakaan di kawasan wisata. Penelitian melibatkan sejumlah pegawai operasional dan pengelola Taman Dolan, dengan fokus pada perubahan sikap dan perilaku sebelum dan sesudah pelaksanaan emergency drill dengan metode pre-test dan post-test, yang bertujuan mengukur tingkat kesiapan diri (self readiness) serta perubahan perilaku kesiapsiagaan pegawai sebelum dan sesudah pelaksanaan drill. Simulasi dilakukan secara realistis, lengkap dengan skenario korban pingsan, peran petugas penyelamat, hingga penggunaan alat bantu RJP. Peserta dilatih untuk bertindak cepat dan tepat sesuai protokol penyelamatan dini, mulai dari pemeriksaan respon korban hingga pelaksanaan RJP. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta setelah mengikuti drill. Banyak pegawai yang awalnya ragu kini merasa lebih siap untuk menghadapi situasi darurat di tempat kerja.
Pihak manajemen Taman Dolan menyambut baik kerjasama ini dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkala. Tim peneliti juga menyusun panduan penanganan situasi darurat di tempat wisata dilengkapi dengan nomor darurat yang dibutuhkan spesifik di sekitar Taman Dolan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata dan kotak P3K dari tim IKM UM kepada Taman Dolan Kota Batu.




