Malang, 19 Juli 2024 – Dosen bersama Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (FIK UM) sukses menyelenggarakan pelatihan pemadaman api menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) kepada guru dan tenaga kependidikan SDN Karang Besuki 01. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan  sosialisasi fenomena kebencanaan yang rentan terjadi di Kota Malang dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik lapangan. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dilakukan pada ruang kelas sedangkan pelaksanaan kegiatan praktik lapangan dilakukan pada lapangan SDN Karang Besuki 01 yang beralamat di Jalan Raya Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai komunikasi di saat keadaan darurat, dan strategi yang dapat dilakukan dalam mengurangi risiko kerugian akibat bencana kebakaran. Sebanyak 13 orang guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan pelatihan yang diisi oleh pemateri ahli di bidangnya.

Antusiasme positif ditunjukkan oleh peserta dengan semangat mengikuti pelatihan pemadaman api menggunakan APAR. Peserta berpendapat bahwa mereka merasakan manfaat yang signifikan setelah mengikuti pelatihan pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Mereka mengungkapkan lebih percaya diri dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, berkat keterampilan praktis yang diperoleh selama pelatihan. Selain itu, para peserta merasa lebih siap untuk mengidentifikasi dan menggunakan APAR dan peralatan disekitar secara efektif dalam berbagai skenario kebakaran.

Adanya pelatihan kesiapsiagaan bencana kebakaran ini diharapkan dapat menjadi langkah kesiapsiagaan bencana guna mengurangi potensi kerugian akibat bencana. Kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam menciptakan sekolah tangguh bencana diharapkan mampu menjadi langkah inovatif dalam mendukung sinergitas sekolah tangguh bencana.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan guru mampu mengidentifikasi dan merespon potensi bahaya yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah, meningkatkan kesadaran mitigasi bencana dan mempelajari persiapan yang diperlukan sebelum bencana terjadi khususnya bencana kebakaran, serta mampu memanfaatkan peralatan di sekitar dalam upaya pemadaman api.

Translate »