Masa remaja merupakan fase transisi krusial yang ditandai dengan kematangan organ reproduksi dan menstruasi. Namun, tantangan penerapan kebersihan diri (personal hygiene) saat menstruasi masih menjadi isu utama yang sering terabaikan oleh remaja putri. Kurangnya pengetahuan yang tepat mengenai manajemen kebersihan menstruasi tidak hanya berdampak pada risiko infeksi saluran reproduksi dan iritasi, tetapi juga memengaruhi kenyamanan psikologis mereka. Berangkat dari urgensi data dan fakta tersebut, pada mata kuliah Program Promosi Kesehatan, mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat FIK UM menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “FLOW AND GLOW GIRLS DAY: Edukasi Kebersihan Diri Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Personal Hygiene Remaja Putri”. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Pendidikan An-Nur Al-Huda yang berlokasi di Jl. Suroyudo, RT.3 RW 2, Mertoyoso, Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 08 Desember 2025.

Kegiatan yang menyasar langsung kelompok remaja putri ini diikuti oleh 28 siswa yayasan tersebut. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pengetahuan serta membangun kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) saat periode menstruasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh Arifatuttahani Aulia dan Qhairema Avrysa Setiawan selaku Master of Ceremony (MC) dan sambutan dari dosen pendamping kegiatan, Ibu Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes., juga sambutan dari perwakilan siswa MA An-Nur Al-Huda.

Dari Edukasi Hingga GamesBloody Facts’, Remaja Putri Belajar Menjaga Kebersihan Saat Menstruasi

Setelah dilakukan pengisian pre-test, kegiatan selanjutnya yaitu game yang digelar dengan konsep interaktif dan menyenangkan, bernama “Bloody Facts”. Dalam game ini, siswa akan diberikan beberapa pernyataan baik yang berupa mitos maupun fakta seputar kebersihan menstruasi. Siswa harus menentukan manakah pernyataan mitos atau fakta dengan mengangkat kipas dengan warna yang sesuai. Kipas tersebut tidak hanya digunakan sebagai alat permainan, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi karena memuat materi singkat mengenai cara menjaga kebersihan diri. Game ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga membuat siswa lebih mudah mengingat materi dengan cara yang menyenangkan.

           Usai kegiatan game, dilanjutkan edukasi oleh tim edukasi dari mahasiswa. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media visual, mencakup pentingnya menjaga kebersihan saat menstruasi, cara merawat diri yang benar, hingga membedah mitos dan fakta yang sering beredar yang dipaparkan oleh salah satu anggota tim mahasiswa, Deastri Yustina Sari. Dalam sesi edukasi, para siswa MA Annur Al-Huda aktif menanggapi pertanyaan yang diajukan pemateri. Beberapa siswa berbagi pengalaman pribadi, misalnya ada yang menyebut bahwa mereka mandi satu kali sehari saat menstruasi. Pemateri kemudian memberikan penjelasan yang benar terkait praktik kebersihan diri, sehingga peserta dapat membandingkan pengalaman mereka dengan informasi yang tepat.

Suasana belajar semakin hidup ketika para siswa juga menyaksikan demonstrasi langsung cara membersihkan pembalut yang benar yang dipandu oleh Fardilla Oktavia Rahmadani, Maulidya Trisna Chayaningtyas, dan Salsa Gavisa Ary Maharani. Agar lebih nyata, beberapa siswa bahkan diberi kesempatan mencoba praktik langsung, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat. Bahkan salah satu siswa mengungkapkan, “Acara ini benar-benar menambah wawasan saya.” Setelah seluruh rangkaian kegiatan, siswa mengerjakan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan.

Dukung SDGs dan Peningkatan Literasi Kesehatan

Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3 dan ke-4, yaitu Good Health and Well-being, dengan menargetkan peningkatan literasi kesehatan pada remaja, terutama di lingkungan pendidikan menengah dan Quality Education, dengan memastikan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua. Melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku sehat sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai ruang pembelajaran yang holistik.

           Sejumlah manfaat dari program ini yang dirasakan bagi peserta didik MA An-Nur Al-Huda adalah pertama, membantu meningkatkan pengetahuan mereka mengenai personal hygiene, sehingga mereka lebih memahami praktik kebersihan diri yang benar. Kedua, program ini mendorong terbentuknya sikap positif terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri. Terakhir, kegiatan ini meningkatkan kesiapan dan motivasi peserta didik untuk secara konsisten menerapkan perilaku personal hygiene yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

          “Kami berharap program ini mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk menjaga kebersihan diri dan peduli terhadap kesehatannya.” Ujar Rafifah Fatimah, salah satu anggota tim mahasiswa.

          Dampak positif juga dirasakan oleh mahasiswa yang terlibat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih nyata mengenai kondisi dan kebutuhan kesehatan remaja di lingkungan sekolah. Pengalaman terjun langsung ke masyarakat menjadi bekal berharga dalam menumbuhkan kepekaan sosial, keterampilan komunikasi, serta komitmen terhadap pengabdian masyarakat.

Dari Madrasah, Untuk Generasi Sehat dan Berdaya

           Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama peserta didik dan tim pelaksana. Suasana penuh antusias tampak dari para siswa MA An-Nur Al-Huda yang mengikuti kegiatan dengan semangat, menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan secara menarik dan mudah diterima.

         Melalui program ini, MA An-Nur Al-Huda menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi kesehatan remaja di lingkungan pendidikan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan mampu mendorong siswa untuk menerapkan menjaga kebersihan diri secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan berdaya.

Translate »