Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, mahasiswa Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) telah melaksanakan upaya pengendalian vektor lalat di Perumahan Indirisma 2 melalui kegiatan yang melibatkan sesi sharing session dan inovasi pembuatan flytrap. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga sekitar mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan memberikan solusi praktis untuk mengendalikan populasi lalat, yang sering menjadi sumber penyakit.
Pembuatan flytrap menjadi bagian penting dari kegiatan ini, di mana mahasiswa memandu warga dalam membuat alat sederhana yang dapat dipasang di rumah-rumah untuk menangkap lalat. Flytrap ini dirancang untuk menjadi solusi yang mudah dan murah, namun sangat berguna dalam mengurangi jumlah lalat dan potensi penyebaran penyakit yang mereka bawa. Dengan melibatkan warga langsung dalam proses pembuatan, mahasiswa IKM FIK UM berharap dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan mereka.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini, kegiatan ini tidak hanya memberikan kami pengetahuan baru tentang pengendalian lalat, tetapi juga memberikan solusi praktis yang bisa langsung kami terapkan di rumah. Flytrap yang dibuat sangat membantu mengurangi jumlah lalat di lingkungan kami, dan saya merasa lebih yakin untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar”, ujar salah satu warga Perumahan Indirisma 2.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) 11, yaitu “Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan”. SDG 11 menekankan pentingnya penciptaan lingkungan hidup yang aman dan bersih, yang merupakan fokus utama dari prakarsa ini. Dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian vektor lalat, mahasiswa UM berkontribusi pada penciptaan komunitas yang lebih sehat dan lebih berkelanjutan.
Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warga Perumahan Indirisma 2, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa IKM FIK UM( dalam menerapkan ilmu kesehatan masyarakat secara praktis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana mengatasi masalah kesehatan lingkungan, tetapi juga berkontribusi secara aktif dalam menciptakan solusi nyata untuk tantangan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar mereka.
Dengan berbagi ilmu dan inovasi yang bermanfaat, mahasiswa IKM FIK UM berharap dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan lingkungan, sekaligus memberikan solusi konkret untuk masalah kesehatan yang dihadapi di lingkungan padat penduduk.