Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di Indonesia, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (IKM FIK UM) dengan bangga mengadakan Webinar dan Workshop Pengembangan Media Kesehatan Reproduksi dan Seksual 2024. Acara ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu meningkatkan literasi, khususnya di bidang kesehatan reproduksi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber terkemuka, Dr. Deka Dyah Utami, M.Pd., yang merupakan dosen dari Departemen Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM. Dr. Deka membagikan pengetahuan dan pengalamannya dalam pengembangan media kesehatan reproduksi melalui dua topik utama.
Sesi pertama, yang bertajuk “Media Development: RnD Framework,” berlangsung pada Senin, 10 Juni 2024, dari pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB melalui platform Zoom Meeting. Sesi ini dimoderatori oleh Tika Dwi Tama, S.K.M., M.Epid., dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat UM. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai kerangka kerja Research and Development (RnD) dalam pengembangan media kesehatan. Sesi ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta tentang metode dan strategi pengembangan media yang efektif dan berbasis bukti ilmiah.
Sesi kedua, dengan topik “Sexual Reproduction Media Development,” diselenggarakan pada Jumat, 14 Juni 2024, dari pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB di Ruang Seminar Lt. 1 Gedung C6 Fakultas Ilmu Keolahragaan UM. Moderator sesi ini adalah Paramytha Magdalena Sukarno Putri, S.K.M., M.Kes., dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat UM. Sesi kedua berfokus pada pengembangan media kesehatan reproduksi seksual. Dr. Deka Dyah Utami, M.Pd. kembali hadir untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para peserta mengenai cara efektif menyampaikan informasi kesehatan reproduksi melalui media. Diskusi ini memperkuat keterampilan peserta dalam menciptakan media edukatif yang menarik dan informatif.
Peserta dan Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang alumni Ilmu Kesehatan Masyarakat UM yang bersemangat untuk mengembangkan media edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas. Dengan pendekatan Community-based Intervention, diharapkan para peserta dapat menghasilkan media yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Pada akhir kegiatan, setiap peserta diminta untuk membuat satu media edukasi kesehatan reproduksi. Satu karya terbaik dari peserta akan didaftarkan untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas kreativitas dan inovasi mereka.
Harapan dan Dampak
Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat berharap dapat meningkatkan kapasitas para alumni dalam mengembangkan media edukasi kesehatan reproduksi yang efektif dan berbasis komunitas. Dengan demikian, literasi kesehatan reproduksi di masyarakat dapat ditingkatkan, yang pada gilirannya akan mendukung tercapainya tujuan SDGs dalam bidang kesehatan. Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan dedikasi, kita dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan lebih sadar akan pentingnya kesehatan reproduksi.
